Senin, 31 Juli 2017

Tugas 2 : Uji Kompetensi 1 Halaman 3

Jelaskan pengertian budaya politik menurut Miriam Budiardjo!
Jawab : Budaya politik menurut Miriam Budiardjo adalah keseluruhan dari pandangan-pandangan politik, seperti norma-norma, pola-pola orientasi terhadap politik, dan pandangan hidup pada umumnya.

Apakah setiap masyarakat mempunyai budaya politik? Berikan analisis Anda!
Jawab : Ya. Karena, pada dasarnya setiap manusia itu memiliki jiwa politik, contohnya saja pada zaman nenek moyang sudah dibentuk kepala suku / kepala adat yang dengan sendirinya menunjukkan bahwa manusia itu dilahirkan dengan naluri berpolitik.

Jelaskan yang dimaksudkan dengan orientasi kognitif dalam orientasi politik!
Jawab : Orientasi kognitif adalah orientasi politik yang mencakup berbagai pengetahuan dan keyakinan tentang sistem politik.

Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat budaya politik sebuah negara!
Jawab : Tingkat pendidikan masyarakat, tingkat ekonomi masyarakat, reformasi politik / political will, supremasi hukum, dan media komunikasi yang independen.

Pernahkah Anda mengikuti aksi demonstrasi? Apa yang memotivasi Anda melakukannya? Jelaskan analisis Anda!
Jawab : Tidak, saya tidak pernah mengikuti aksi demonstrasi. Menurut saya aksi demonstrasi itu melanggar aturan negara dan menimbulkan banyak kerugian.

Selasa, 25 Juli 2017

Tugas 1 : Mendeskripsikan Pengertian Budaya Politik

Deskripsikan pengertian budaya politik !
Jawab : Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan bernegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya. Budaya politik juga dapat dideskripsikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.

Identifikasi ciri-ciri budaya politik !
Jawab : Ciri-ciri dari budaya politik adalah adanya pengaturan kekuasaan, proses pembuatan kebijakan pemerintah, adanya kegiatan dari partai-partai politik, perilaku dari aparat-aparat negara, adanya budaya politik menyangkut masalah legitimasi, adanya gejolak masyarakat terhadap kekuasaan yang memerintah, serta menyangkut pola pengalokasian sumber-sumber masyarakat.

Identifikasi tentang macam-macam budaya politik !
Jawab 
  1. Budaya politik parokial, adalah budaya politik yang paling rendah atau sederhana.
  2. Budaya politik kaula atau subjek, adalah budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif.
  3. Budaya politik partisipan, adalah budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi.

Analisis faktor penyebab berkembangnya budaya politik di suatu daerah !
Jawab : Faktor penyebab berkembangnya budaya politik di suatu daerah disebabkan oleh beberapa hal, seperti modernisasi, perubahan-perubahan struktur kelas sosial, pengaruh kaum intelektual dan komunikasi massa modern, serta keterlibatan pemerintah yang meluas dalam urusan sosial, ekonomi, dan kebudayaan.

Evaluasi budaya politik yang berkembang di masyarakat !
Jawab :
  1. Konfigurasi subkultur di Indonesia masih aneka ragam.
  2. Budaya politik Indonesia yang bersifat parokial-kaula di satu pihak dan budaya politik partisipan di lain pihak.
  3. Sikap ikatan primordial yang masih kuat berakar.
  4. Kecendrungan budaya politik Indonesia yang masih mengukuhi sikap paternalisme dan sifat patrimonial.
  5. Dilema interaksi tentang introduksi modernisasi (dengan segala konsekuensinya) dengan pola-pola yang telah lama berakar sebagai tradisi dalam masyarakat.


Minggu, 18 September 2016

Tugas Membuat Soal dan Jawaban Uji Kompetensi 6



Kerjakan soal dibawah ini dengan memilih antara a, b, c, d, dan e yang benar!
1.      Perkembangan nasionalisme di Indonesia dilandasi oleh adanya faktor-faktor sebagai berikut, kecuali. . . .
a.       Persamaan nasib
b.      Kesatuan wilayah
c.       Adanya keinginan untuk merdeka
d.      Cita-cita bersama mewjudkan kemakmuran
e.       Mengambil kekayaan
2.      Nasionalisme yang terbentuk karena negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama anggota masyarakat disebut nasionalisme. . . .
a.       Kewarganegaraan
b.      Budaya
c.       Romantik
d.      Etnis
e.       Agama
3.      Paham-paham yang ada diluar nasionalisme dan patriotisme yaitu kecuali. . . .
a.       Jingoisme
b.      Chauvinisme
c.       Imperialisme
d.      Individualisme
e.       Internasionalisme
4.      Sikap dan semangat yang berkobar-kobar untuk berperang melawan bangsa lain disebut paham. . . .
a.       Jingoisme
b.      Chauvinisme
c.       Imperialisme
d.      Individualisme
e.       Internasionalisme
5.      Contoh perilaku yang dapat meningkatkan nasionalisme dan patriotisme dilingkungan keluarga adalah. . . .
a.       Belajar dengan keras untuk meraih prestasi
b.      Menciptakan kerukunan bertetangga
c.       Menyadari tanggung jawab masing-masing anggota keluarga
d.      Menaati tata tertib sekolah
e.       Mengikuti siskamling dan kerja bakti

Uji Kompetensi 6 Halaman 30



1.      Mengapa kita perlu mempunyai sikap nasionalisme?
Jawab : Karena sikap nasionalisme membentuk kesadaran para pemeluknya bahwa loyalitas tidak lagi diberikan pada golongan atau kelompok kecil, tetapi ditujukan pada komunitas yang dianggap lebih tinggi.
2.      Sebutkan ciri-ciri patriotisme!
Jawab : cinta tanah air, rela berkorban untuk membela dan mempertahankan bangsa dan negara, berjiwa pembaru, serta tidak kenal menyerah.
3.      Tuliskan pengertian chauvinisme!
Jawab : Sikap mengagung-agungkan dan mencintai bangsanya secara berlebihan sehingga sering bersikap agresif terhadap bangsa lain.
4.      Berikan contoh menumbuhkan semangat kebangsaan melalui pewarisan!
Jawab : Dengan melakukan serangkaian kegiatan tertentu yang mempunyai nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme misalnya suka kerja keras, membiasakan menabung, dan sebagainya.
5.      Jelaskan yang dimaksud dengan nasionalisme kenegaraan!
Jawab : Nasionalisme yang merupakan kombinasi antara nasionalisme kewarganegaraan dan nasionalisme etnis.